Skip to main content

Posts

Konfusius Sang Guru Kemanusiaan

Konfusius: Guru Besar Kemanusiaan Konfusius adalah panutan mulia bagi umat Konghucu secara khusus dan tokoh agung yang patut diteladani oleh seluruh umat manusia pada umumnya. Beliau adalah orang yang begitu luar biasa meninggalkan jejak semanagat perdamaian dunia, semangat pelaksanaan budi pekerti dan moral etika, serta tatanan sopan santun kemanusiaan. Mari kita belajar pada peninggalan naskah Konfusius: Jika kebenaran ( Tao ) agung dapat diwujudkan dalam bentuk tindakan maka keadilan di dunia dapat tercipta. Seseorang yang berbudi, berkebajikan, memiliki rasa tanggung jawab dapat terpilih menjadi seorang pemimpin. Dimana setiap insan dapat dipercaya dan hidup dalam kerukunan. Tidak hanya mengasihi sanak saudara dan keluarga sendiri saja. Setiap orang tua memiliki sandaran dan perlindungan. Setiap anak muda memiliki pekerjaan, anak-anak mendapatkan pendidikan dan bimbingan. Janda, duda, yatim piatu dan kaum cacat terawat dengan baik. Setiap pria memiliki k...

Guru Bangsa H.O.S Tjokroaminoto

Nasehat H.O.S Tjokroaminoto Haji Oemar Said Tjokroaminoto adalah guru besar dari Founding Father Indonesia yakni Ir. Soekarno. Dua nama penting Musso, dan Karto Soewirjo yang juga merupakan tokoh bangsa penting. Musso dengan ideologi komunisnya, Karto Soewirjo dengan ideologi Islamnya, dan Soekarno dengan nasionalisnya. Namun tiga iedologi itu kemudian dipersatukan dengan ide Soekarno menjadi NASAKOM (Nasionalis, Agamis, dan Komunis).  Beliau H.O.S Tjokroaminoto memberikan nasehat yang sangat penting untuk kita terapkan setiap hari. Katanya, “ Gunakan waktu 5 menit setiap malam untuk membulatkan fikiran ”. Dalam agama Islam ini disebut dengan konsep tafakkur. Hidup kita itu seharian kebanyakan sia-sia. Waktu yang kita gunakan tidak jelas alokasinya. Kita sulit untuk membagi waktu secara teratur. Mungkin kita sempat berfikir sih, tapi ya hanya sekedarnya saja, tidak terlalu serius. Yang difikirkan apa, hasilnya apa, tidak tau. Mari kita coba renungkan sejenak se...

Filsafat Pendidikan Paulo Freire

Pendidikan Menurut Paulo Freire Paulo Freire adalah filosof asal Brazil yang sangat fokus terhadap dunia pendidikan serta berbagai sistemnya. Kali ini kita akan belajar bagaimana pemikiran beliau tentang pendidikan manusia. Jika kita amati hari ini di sosial media sering terjadi komentar-komentar yang membabi buta. Saling menyerang satu sama lain, menyalah-nyalahkan orang lain. Pernahkah kita berpikir jangan-jangan diri kita sendiri yang salah. Tapi, malah kebalik, kita yang menuding-nuding kekeliruan orang lain, dan membenarkan diri sendiri. Menengok keluar begitu kritis, tapi melihat ke dalam terlalu positif, maka jadinya sombong. Ternyata ada beda, ada jarak antara pengetahuan dan kesadaran. Kalau tahu iya, kita tahu bahwa kita tidak boleh sombong, kita tidak boleh merasa benar sendiri, tapi mungkin belum sadar. Menurut Paulo Freire ada beberapa level dalam pendidikan. Pertama, pengetahuan. Kedua, kesadaran. Ketiga, penerapan. Keempat evaluasi. [1] Sadari level ...

Puisi Keindahan Tuhan

Yang Maha Indah Tuhan, Kau Maha Indah Engkau hiasi langit begitu cerah Engkau taruh bintang tuk pecahkan kesunyian dengan cahayanya temani kesepian Tuhan, Engkau ciptakan bunga warna-warni aromanya semerbak mewangi engkau ciptakan lengkung pelangi bias terangya menyenangkan hati Engkau hiasi laut dengan aneka ikan membuat sejuk pemandangan berbagai bentuk bermacam warna sangat indah memesona Aku harus mensyukurinya tapi aku tak pandai bersyukur nyanyain alam ini buat aku tergoda bahwa ada saatnya, semua kan hancur pada masa musim gugur musim gugur yang abadi menggugurkan bumi yang subur menggugurkan langit yang tinggi Tuhan, ajarkan aku mensyukuri bukan hanya menikmati bukan hanya mengonsumsi tapi bisa memproduksi memproduksi semua keridhoanMu memproduksi semua MahabahMu memproduksi ketaatan diriku memproduksi kehambaanku Hamba yang papa sungguh tak berdaya hanya bisa berupaya lebih banyak menganiaya By Pilar Teduh  Jakarta, 2015...

Filsafat Psikoanalisis Sigmund Freud

Alam Bawah Sadar Manusia Menurut Sigmund Freud Sigmund Freud adalah ahli psikoanalisis asal Jerman. Pemikirannya tentang jiwa manusia sangat berbeda dengan pandangan umum. Justru dengan perbedaan itulah memunculkan ciri khas tersendiri yang unik, mencolok, dan akhirnya menonjol ketimbang yang lain. Mungkin bagi sebagian pemikir lain aneh atau nyleneh , tapi bagi yang lain ini adalah hal yang baru sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih. Manusia menurut Freud secara umum ditentukan bukan oleh akalnya atau keimanan pada agamanya. Tidak! Tapi manusia ditentukan oleh kekuatan Irrasional yang tidak disadari, motivasi yang tidak disadari, dorongan biologis serta dorongan naluri. Jadi tindakan seseorang itu bukan didasarkan pada nilai yang dianggap baik dan buruk atau benar salah. Tapi apa yang dia suka dan tidak suka. Baik dan buruk itu bisa direkayasa sedemikian rupa atau dikreasikan bagaimanapun, tapi dorongan dia ke arah mana, itu berdasarkan selera suka dan tidak suka ...

Filsafat Sosialisme Karl Marx

Kritik Karl Marx Terhadap 'Konsep Takdir' Karl Marx [1] adalah filosof kenamaan asal Jerman. Dari tangan dia lahirlah konsep komunisme dan sosialisme yang berpengaruh di sebagian belahan dunia seperti di Uni Soviet (sekarang Rusia dan pecahannya), Korea Utara, dan Republik Rakyat Cina (RRC). Karyanya berjudul Manifesto Komunis dan Das Capital menginspirasi banyak tokoh besar dunia sekaliber Che Guevara, Lennin, Mao Tse Dong, termasuk salah satu tokoh bangsa Indonesia Tan Malaka. Pemikiran yang paling mendapatkan perhatian banyak adalah tentang ekonomi, dimana ada pertentangan dialektis antara kaum borjuis sebagai pemilik modal (kapital) dengan kaum proletar sebagai kaum buruh. Disela-sela sudut pandang ekonomi terselip pernyatan Karl Marx bahwa “ agama adalah candu bagi masyarakat .” Kata-kata inilah yang kemudian ramai ditanggapi oleh agamawan yang kemudian memberikan stereotype kepada para pegiat komunisme sebagai orang yang anti agama atau Ateis. Apakah ben...

Biografi Imam Al-Ghazali Menuntut Ilmu

Mengikat Ilmu Versi Imam Al-Ghazali [1] Nama Al-Ghazali sangat populer dalam benak umat muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Kitab-kitab karya Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali menjadi kajian favorit di pondok-pondok pesantren di seluruh tanah air ini. Siapa yang tidak mengenal kitab Ihya ulum al-din, Misykat al-Anwar, atau kitab kontroversinya Tahafut al-Falasifah . Tentu karya-karyanya tersebut tidak asing terdengar di telinga kaum muslimin, bahkan bagi para sarjana Barat yang khusus menekuni Islamic Studies . Beliau memang dikenal sebagai ulama yang produktif dalam bidang tulis menulis pada zamannya. Maka dari itu, Hujjatul Islam adalah gelar yang tepat bagi beliau. Kali ini kita akan belajar pada pemikir besar muslim bagaimana menghargai ilmu dan mencintai literasi. Sejak kecil, Al-Ghazali dikenal sebagai anak yang “kutu buku”. Kebiasaan inilah yang akan membawa beliau menjadi ulama besar di masa depan. Menginjak remaja, beliau berguru pada Al-Juwaini, ulam...