Skip to main content

Guru Bangsa H.O.S Tjokroaminoto


Nasehat H.O.S Tjokroaminoto


Haji Oemar Said Tjokroaminoto adalah guru besar dari Founding Father Indonesia yakni Ir. Soekarno. Dua nama penting Musso, dan Karto Soewirjo yang juga merupakan tokoh bangsa penting. Musso dengan ideologi komunisnya, Karto Soewirjo dengan ideologi Islamnya, dan Soekarno dengan nasionalisnya. Namun tiga iedologi itu kemudian dipersatukan dengan ide Soekarno menjadi NASAKOM (Nasionalis, Agamis, dan Komunis). 

Beliau H.O.S Tjokroaminoto memberikan nasehat yang sangat penting untuk kita terapkan setiap hari. Katanya, “Gunakan waktu 5 menit setiap malam untuk membulatkan fikiran”. Dalam agama Islam ini disebut dengan konsep tafakkur.

Hidup kita itu seharian kebanyakan sia-sia. Waktu yang kita gunakan tidak jelas alokasinya. Kita sulit untuk membagi waktu secara teratur. Mungkin kita sempat berfikir sih, tapi ya hanya sekedarnya saja, tidak terlalu serius. Yang difikirkan apa, hasilnya apa, tidak tau.

Mari kita coba renungkan sejenak sebelum tidur seharian kita berbuat apa saja. Apa hal yang bermanfaat yang kita lakukan? Lalu apa kesia-siaan yang telah kita perbuat?

Jadi, gunakan waktu 5 menit sebelum tidur untuk membulatkan fikiran. Membulatkan fikiran maksudnya adalah menentramkan fikiran, menegaskan fikiran, meluruskan fikiran sebelum tidur agar hidup kita lebih bermanfaat dan punya visi yang jelas. Kita hidup untuk apa? Mau dibawa kemana? Harus dijalani bagaimana? Dan seterusnya. Anda sendiri yang menentukan hidup anda. Ingatlah, hidup anda adalah apa yang anda pikirkan. Tindakan yang anda lakukan adalah berasal dari apa yang ada di benak anda.

Selamat merenung, semoga bermanfaat dan salam kesadaran.

Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi Nawal lahir di sebuah desa kecil Kefr Tahlah Pinggiran sungai Nil, Mesir, Negeri Piramida. Usianya 88 tahun, tepatnya pada 27 Oktober 1931 sebelum Indonesia merdeka. Dia dijuluki Simone De Beauvoir Dunia Arab. Dia anak pertama dari 9 bersaudara. Ayah ibunya meninggal, ketika Nawal masih muda sehingga terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Simone De Beauvoir sendiri adalah tokoh feminisme modern dan pakar filsafat asal Perancis terkenal di abad ke-20. Namun, sudah wafat tahun 1986. Sehingga keidentikan itu disematkan kepada Nawal. Sementara Nawal sampai saat ini masih hidup dan aktif menyuarakan gagasannya tentang feminisme modern baik di medsos maupun stasiun televisi di Mesir atau dunia. Pada awalnya Nawal adalah seorang dokter lulusan terbaik di kampusnya melawan laki-laki, namun karena tertarik dengan kasus khitan bagi perempuan yang ia sebut praktik mutilasi alat kelamin perempuan secara ilegal, maka saat itu juga dia mulai men...