Kritik Karl Marx Terhadap 'Konsep Takdir' Karl Marx [1] adalah filosof kenamaan asal Jerman. Dari tangan dia lahirlah konsep komunisme dan sosialisme yang berpengaruh di sebagian belahan dunia seperti di Uni Soviet (sekarang Rusia dan pecahannya), Korea Utara, dan Republik Rakyat Cina (RRC). Karyanya berjudul Manifesto Komunis dan Das Capital menginspirasi banyak tokoh besar dunia sekaliber Che Guevara, Lennin, Mao Tse Dong, termasuk salah satu tokoh bangsa Indonesia Tan Malaka. Pemikiran yang paling mendapatkan perhatian banyak adalah tentang ekonomi, dimana ada pertentangan dialektis antara kaum borjuis sebagai pemilik modal (kapital) dengan kaum proletar sebagai kaum buruh. Disela-sela sudut pandang ekonomi terselip pernyatan Karl Marx bahwa “ agama adalah candu bagi masyarakat .” Kata-kata inilah yang kemudian ramai ditanggapi oleh agamawan yang kemudian memberikan stereotype kepada para pegiat komunisme sebagai orang yang anti agama atau Ateis. Apakah ben...
Bacalah! Dengan (Menyebut) Nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Bacalah! Dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang Mengajar (Manusia) Dengan Pena. (QS. Al-'Alaq)