Skip to main content

Posts

Showing posts with the label puisi politik

Tikus Tanah Dan Tikus Kantor

Karya Jamal dalam perjalanan pulang aku lihat tulang belulang bersama kulit berserakan teruraikan oleh rintik hujan warnanya putih bersih tapi baunya, busuk menyengat hidungku sungguh tak sudih melihat tikus menjadi mayat apa yang telah ia lakukan dosa apakah gerangan hingga matinya mengenaskan terlindas kendaraan di tengah jalanan tak ada yang peduli bangkainya berhari-hari sampai darahnya, kering membasi membusuk jadi polusi terlintas dalam benakku mungkin ini karena ulahnya mencuri makanan setiap waktu merusak tanaman layaknya hama lalu aku bertanya pada diri apa bedanya dengan korupsi mereka tikus-tikus kantor berdasih rapih berhati kotor tikus tanah suka mencuri tikus kantor suka korupsi keduanya harus di adili keduanya harus di basmi wahai kau si tikus kantor lihatlah nasib si tikus tanah tergilas oleh ban motor diperlakukan tidak ramah Jakarta, 2015