Skip to main content

Motivasi Bisnis Jitu

Orang Yang Sukses Adalah Orang Yang Betah Gagal



Dalam menjalani usaha bisnis pasti ada tantangan dan hambatan. Ketika satu pintu terbuka, pasti ada pintu lain yang tertutup. Kita akan berusaha keras sekuat tenaga untuk bisa membukanya, atau menyerah saja dan menyandang status pecundang.

Ya pecundang! Selalu kalah dengan masalah yang tidak mampu kita hadapi. Cepat menyerah. Cepat down. Malas berupaya lebih gigih. Menjadi pribadi yang pesimistis.

Kita semua tahu dan mengerti betul. Bahwa tokoh-tokoh sukses dunia itu selalu sama rumusnya. Harus gagal berkali-kali, jatuh berkali-kali, sampai di titik nadir, terendah. Mereka semua hampir saja patah semangat. Sudah tidak ada lagi harapan sepertinya. Tapi, kembali bangkit lagi dari keterpurukan itulah kunci nyatanya.

Kita juga sudah paham betul bahwa berdasarkan ilmu agama, bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Namun, itu berlaku bagi yang mau berusaha keras cari solusinya. Tapi, bagi yang pasrah berdiam diri? Jangan harap akan datang jawaban dari setiap masalah kita. Diam berpangku tangan memang haram hukumnya dalam berbisnis.

Hukum alam pun mengajarkan bahwa setalah mendung datang kemudian hujan lebat melanda, maka bersama dengan itu, pelangi yang indah akan datang menghibur cuaca yang tadinya murung karena gumpalan awan hitam menutupi cakrawala. Rumus hidup juga sama dinamisnya. Persis seperti itu, tidak keluar dari hukum alam.

Pada intinya, kesuksesan itu akan datang cepat atau lambat, apabila kita mau menikmati prosesnya.

@pilarteduh

Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Culture Shock Di Bali

  Pengalaman 2 Pekan di Bali Saya mau berbagi cerita selama di Bali dalam 2 pekan. Saya tinggal sementara di rumah mertua yang terletak di Kabupaten Jembrana, kota Negara, Lelateng.  Ada beberapa budaya yang menurut saya baru dan menarik untuk saya ceritakan sebagai pengalaman hidup. Yuk kita simak; 1. Banyak patung  Saat saya sampai di Bali, saya melihat arsitektur bangunan patung yang banyak. Ternyata patung itu digunakan umat Hindu untuk beribadah baik di tengah kota, perkantoran, sampai perumahan.  2. Aroma dupa  Yah, yang ini saya merasakan hawa mistis namun menenangkan. Aroma dupa itu memiliki ciri khas tersendiri. Kalau saya pribadi cukup menyukai kalau sekedar lewat. Tapi, kalau kelamaan juga kurang nyaman di hidung.  3. Orang ibadah di jalanan Saya ketika jalan dengan istri saya, ada orang ibadah di perempatan jalan. Saya sempat segan ingin lewat. Tapi, kata istri saya tidak apa-apa, lewat saja. Memang itu sudah biasa. Pernah juga lihat waktu Maghr...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-