Cara Menghadapi Bullying
Pernah suatu ketika orang bijak dihina dengan perkataan luar biasa buruknya. Namun, dia hanya diam saja. Jangankan membalas, merespon pun tidak.
Murid dari orang arif itu bertanya. "Guru, mengapa engkau diam saja diperlakukan seperti itu?" Terheran-heran ia dibuatnya.
Gurunya menjawab, "Jika ada orang yang ingin memberimu sesuatu lalu kau enggan menerimanya, jadi sesuatu itu menjadi milik siapa?" Tanya guru.
"Menjadi milik orang yang memberi kembali." Jawab murid.
"Nah, begitupun dengan kejadian tadi. Jika aku membalas caci maki itu, berarti sama saja aku menerima pemberiannya."
Muridnya mengangguk-angguk sembari tersenyum.
Kisah lain, bagaimana nabi Isa as menghadapi Bully? Pernah suatu ketika Nabi Isa dihujat habis-habisan oleh umat yang mengingkarinya. Namun, nabi Isa as diam saja berlapang dada.
Seorang Hawariyyun umat setia Nabi Isa as bertanya. "Wahai nabiyullah, mengapa engkau diam saja?"
Nabi menjawab, "Orang hanya memberi apa yang dia punya".
Sungguh ini jawaban luar biasa dari Ruhullah Nabiyullah Isa as. Benar, jika kita punya kebencian, maka yang akan kita beri pada orang lain hanyalah kebencian tersebut. Bayangkan betapa indahnya apabila kita punya cinta, maka yang kita bagi ke orang lain hanyalah cinta.
Berbeda dengan Nabi Muhammad Saw. Ketika beliau mendapatkan cercaan, yang beliau lakukan tidaklah diam. Akan tetapi membalasnya dengan kebaikan yang banyak. Bahkan mendoakan agar orang yang menzaliminya bisa selamat di dunia maupun di akhirat.
Mungkin kisah seorang pengemis Yahudi buta di pasar yang mengutuk beliau dan nenek tua yang berani meludahi Rasulullah sudah populer di kalangan kaum muslimin. Lihatlah apa balasan rasul kepada mereka?
Nabi malah memberi makan kakek itu dengan menyuapi penuh kasih sayang setiap jumat. Sedangkan si nenek mendapatkan layanan lengkap dari Rasulullah. Dari mulai dibersihkan semua rumahnya baik bagian dalam maupun luar, diambilkan air, dimasakkan makanan, bahkan menyuapinya. Terakhir nenek itu didoakan sampai sembuh.
Karena keluhuran akhlak Rasulullah saw itu akhirnya dakwah beliau selama 23 tahun berhasil diterima dengan baik di Mekkah dan Madinah. Bisa dikatakan Islam masih berkembang pesat di seluruh dunia.
Begitulah cara beradab dalam menghadapi bully.

Comments
Post a Comment