Oleh Jamal
Senyuman Sementara
senyummu itu ungkapan cinta
tak perlu kata-kata
tak perlu kalimat sempurna
menatapmu saja hilangkan dahaga
cukuplah lirikan mata
sampaikan pedihnya kerinduan
cukuplah senyum tanpa sapa
sudah puaskan hasrat di dada
memang terlalu gila
untuk aku penikmat cinta
terombang-ambing ditengah telaga
tenggelam arungi luas samudera
otakku berpikir sejenak
merenung untuk menyibak
membuka tirai kepalsuan
berilusi dalam kefanaan
fatamorgana
ya, aku terbelenggu disana
kehausan seperti onta
mencari air di gurun sahara
berpeluh keringat dan air mata
sensasi perjumpaan itu
sangat mengesankan
walau hanya angin berlalu
tapi membekas dalam ingatan
Jakarta, 2015
Senyuman Sementara
senyummu itu ungkapan cinta
tak perlu kata-kata
tak perlu kalimat sempurna
menatapmu saja hilangkan dahaga
cukuplah lirikan mata
sampaikan pedihnya kerinduan
cukuplah senyum tanpa sapa
sudah puaskan hasrat di dada
memang terlalu gila
untuk aku penikmat cinta
terombang-ambing ditengah telaga
tenggelam arungi luas samudera
otakku berpikir sejenak
merenung untuk menyibak
membuka tirai kepalsuan
berilusi dalam kefanaan
fatamorgana
ya, aku terbelenggu disana
kehausan seperti onta
mencari air di gurun sahara
berpeluh keringat dan air mata
sensasi perjumpaan itu
sangat mengesankan
walau hanya angin berlalu
tapi membekas dalam ingatan
Comments
Post a Comment