Skip to main content

Maksudnya Apa?

Karya Jamal
Dilema belajar filsafat
Aku dikira sesat
Padahal aku belajar hakikat
Yang barangkali mampu, mencerahkan umat
Filsafat,
Ilmu macam apa?
Mencari-cari kebenaran di tengah dunia yang makin cacat
Maksudnya apa?
Menggali realitas, yang tanpa batas, tak jelas, bebas di bumi nan luas
Ini pengembaraanku
Menelusuri bayang-bayang makna
Ini sepenggal riwayat hidupku
Membaca ayat-ayat alam semesta
Jatuh bangun aku di sudut gelap
Gelap tanpa cahaya
Terpejam mataku terjerembap
Ketakutan, sendirian, hampa
Aku bertanya?
Siapakah aku sebenarnya?
Asalku dari mana?
Sekarang aku di mana?
Lalu aku hendak menuju kemana?
Fase apakah yang aku jalani hari ini?
Aku tak mengerti, aku tak memahami?
Apakah ini skenario dalam serial televisi?
Atau ilusi di balik tabir khayalan sebuah mimpi
Imajinasi dalam permainan papan catur
Atau pertunjukan wayang, kala dalang bertutur
Filosofi hidupku kabur
Buram, dalam sedalam sumur
Filsafat bukan sekedar pandai berdebat
Seperti stigma sebagian masyarakat
Tapi ia kebijaksanaan yang bermartabat
Terhormat lebih dari seorang pejabat
Kebenaran
Kebaikan
Keadilan
Dipertanyakan?
Kesalahan
Keburukan
Ketidakadilan
Dipertanyakan?
Keagamaan
Kenabian
Dan ketuhanan
Dipertanyakan?
Itulah nilai-nilai dasar kehidupan
Yang membentuk suatu peradaban
Yang menjadi tujuan pendidikan
Yang menjadi satu kebutuhan

Jakarta, 2015



Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi Nawal lahir di sebuah desa kecil Kefr Tahlah Pinggiran sungai Nil, Mesir, Negeri Piramida. Usianya 88 tahun, tepatnya pada 27 Oktober 1931 sebelum Indonesia merdeka. Dia dijuluki Simone De Beauvoir Dunia Arab. Dia anak pertama dari 9 bersaudara. Ayah ibunya meninggal, ketika Nawal masih muda sehingga terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Simone De Beauvoir sendiri adalah tokoh feminisme modern dan pakar filsafat asal Perancis terkenal di abad ke-20. Namun, sudah wafat tahun 1986. Sehingga keidentikan itu disematkan kepada Nawal. Sementara Nawal sampai saat ini masih hidup dan aktif menyuarakan gagasannya tentang feminisme modern baik di medsos maupun stasiun televisi di Mesir atau dunia. Pada awalnya Nawal adalah seorang dokter lulusan terbaik di kampusnya melawan laki-laki, namun karena tertarik dengan kasus khitan bagi perempuan yang ia sebut praktik mutilasi alat kelamin perempuan secara ilegal, maka saat itu juga dia mulai men...