Oleh Jamal
darah mengalir dari
luka
bersama nanah dan
lalat mendekat hinggap
bau busuk menusuk
batang hidung
rapuh kulitnya lembab
adakah yang lebih
anyir dari darah
adakah yang lebih
kejam dari darah
tatkala darah menetes
di tepian penindasan
ketika darah membeku
kalut di penderitaan
darah segar mengucur
kelaparan
bau pesing darah
akrab di kemiskinan
darah biru
menginjak-injak darah merah
darah kenyang membuli darah lapar
darah-darah ramai
menuntut adil
darah kuasa tak
peduli, pergi
darah-darah tak
berdaya
menggulirkan duka
mendalam
penistaan darah-darah
bengis
tenang saja, ada
darah-darah muda
turun laga membela
darah-darah tak lagi
bersimbah
purwakarta, 24/01/2017
Comments
Post a Comment