mestakung (semesta mendukung)
gagasan yang sederhana
namun sarat makna
kekuatan luar biasa
dari kegigihan anak desa
seorang anak rindukan ibunya
jauh di negeri singapura
sekian lama tak berjumpa
di tanah itu, tanah madura
anak itu telah berjuang
bekerja membanting tulang
mengumpulkan selembar uang
untuk bertemu ibu tersayang
namun apalah daya
dia hanya anak belia
tak bisa banyak bekerja
ada kewajiban sekolahnya
karapan sapi menjadi saksi
bahwa ia anak berbakti
sopan santun yang alami
budi pekerti jadi pribadi
ia pintar dalam fisika
lalu sang guru, rekam bakatnya
datanglah guru dari kota
tawarkan misi, kembangkan bakatnya
masuklah ia dalam asrama
ia mulai dunianya
buku-buku jadi temannya
doa, usaha itu senjatanya
hampir saja ia lupa diri
menyerah di tengah jalan
kata, "berpikirlah dengan hati"
buatnya bangkit dari keterpurukan
Di bawah hujan
di tengah malam
ia dapatkan nasehat ringan
dari tukang ketoprak penjaga malam
ia mulai bangkit
bangkit, bangkit
dan terus bangkit
tanpa rasa sakit
hingga ia masuk seleksi
berkesempatan unjuk gigi
disamping ia terus mencari
mencari ibu, belahan hati
di medan itu ia bertempur
tanpa berpikir, dia kan gugur
satu persatu temannya muncul
mereka jadi terunggul
tibalah ia yang terakhir
menjadi sebuah pionir
kebanggan tanah air
dari sebuah sarung, bersuara petir
benar saja, medali emas diraihnya
tepuk tangan riuh menyambutnya
merah putih bercahaya
merah putih tersenyum bangga
lalu,
ia pulang ke rumahnya
mata tertunduk tatap ayahnya
ia gagal bertemu ibunya
bukan gagal akan lombanya
ternyata, eh ternyata
ibunya sudah menantinya
pelukan hangat menyapanya
alam semesta mendukungnya
Comments
Post a Comment