Abasa
Hujan menetes di
bumiku
Terbalut garis
khatulistiwa
Tumbuh subur
biji-bijian ungu
Sayur anggur yang
sempurna
Oh zaitun, wahai sang
kurma
Kau hiasi kebun
memesona
Buah-buahan bercanda
tawa
Rerumputan bercumbu
mesra
Binatang ternak
menyenangkan hati
Menjadi harta memikat
jiwa
Badannya tegap sigap
berlari
Senangkan batin
puaskan raga
Ketika datang
sangkakala
Hari kebangkitan akan
tiba
Gemruruh langit
pekakan telinga
Bumi mengamuk
goncangkan dunia
Manusia lari dari
saudaranya
Dari ibu dan bapaknya
Dari teman dan anaknya
Semua sibuk urus
dirinya
Akan nampaklah
wajah-wajah suci
Mereka tertawa
bergembira
Ada juga yang pucat
pasi
Comments
Post a Comment