Oleh Jamal Senyuman Sementara senyummu itu ungkapan cinta tak perlu kata-kata tak perlu kalimat sempurna menatapmu saja hilangkan dahaga cukuplah lirikan mata sampaikan pedihnya kerinduan cukuplah senyum tanpa sapa sudah puaskan hasrat di dada memang terlalu gila untuk aku penikmat cinta terombang-ambing ditengah telaga tenggelam arungi luas samudera otakku berpikir sejenak merenung untuk menyibak membuka tirai kepalsuan berilusi dalam kefanaan fatamorgana ya, aku terbelenggu disana kehausan seperti onta mencari air di gurun sahara berpeluh keringat dan air mata sensasi perjumpaan itu sangat mengesankan walau hanya angin berlalu tapi membekas dalam ingatan Jakarta, 2015
Bacalah! Dengan (Menyebut) Nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Bacalah! Dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang Mengajar (Manusia) Dengan Pena. (QS. Al-'Alaq)