Skip to main content

5 Kebiasaan Buruk Yang Harus Dihindari

Jauhi Kebiasaan Burukmu


Inilah beberapa kebiasaan buruk yang harus kamu hindari, demi kehidupanmu yang lebih baik.

1. Datang tidak tepat waktu

Jika kami punya jadwal harian yang sudah pasti waktunya, maka sebisa mungkin agar kamu datang tepat pada agendanya. Lebih baik lagi datang beberapa menit sebelum kegiatan dimulai, supaya ada persiapan yang baik.

Misalnya dalam hal aktivitas di sekolah, kampus, kantor, pekerjaan, janjian ketemu seseorang, usahakan semuanya harus ditepati dengan baik. Soalnya, jika kita terbiasa disiplin ini akan mempermudah segala sesuatunya. Urusan kita dengan orang lain juga jadi lebih mudah.

Bayangkan kalau telat, pasti bakalan numpuk tuh tugas-tugas kita. Kepercayaan orang ke kita juga jadi berkurang loh. Sebab kita sering lalai terhadap waktu dan tidak menghargai waktu luang orang lain, yang boleh jadi sulit menyempatkan waktunya buat ketemu kita, eh malah disia-siakan. Kan mengecewakan.

2. Mau Tahu Urusan Orang Lain

Istilah ini biasanya dibilang 'kepo'. Ya, ini kebiasaan buruk diantara kita yang juga perlu dibasmi.

Terlalu pengen tahu urusan orang bikin kita jadi pribadi yang menyebalkan di mata orang lain loh. Kok bisa gitu? Emang apa salahnya?

Ya iya dong. Pasti kalo kamu udah tahu urusan orang lain, apalagi yang jelek-jelek, kamu pengen banget kan jadikan itu bahan gosip sama teman-teman kamu yang lain? Jadilah majelis ghibah. Padahal kamu sendiri gak mau kan diomongin di belakang.

Orang lain butuh privasi, sebagaimana juga kamu punya rahasia yang tidak perlu orang lain tau.

3. Sulit Untuk Fokus Terhadap Sesuatu

Sebenarnya, kata ini bisa kita istilahkan dengan 'malas'. Ya, orang malas itu banyak sekali alasan untuk tidak fokus pada hal penting yang harus dia selesaikan.

Kalau gue contohkan sih seperti mahasiswa di semester akhir yang sulit sekali kerjakan skripsinya. Hal itu bahaya kalau sudah jadi karakter. Akhirnya semua pekerjaan terbengkalai karena kita susah fokus.

Hindari malas cuy, elu harus punya semangat dan gairah hidup. Kamu harus punya kebahagiaan hidup. Lakukan apapun yang buat kamu jadi lebih keren dan produktif. Coba deh gali lagi apa sisi bakat dan kelebihanmu. Asah terus sampai jadi oke. Dan booooom kamu bakalan jadi orang hebat! Meski prosesnya tidak mudah.

4. Membohongi diri sendiri

Maksudnya apa sih? Ya, kadang kita memilih sesuatu karena terpaksa. Tidak karena pilihan sendiri. Akhirnya itu malah berdampak buruk bagi diri sendiri. Hal ini sering terjadi sebab ada dorongan dari orang lain yang kita hormati dan membunuh kehendak diri kita sendiri. Kita ikut kemauan dia dan menyimpan keinginan kita.

So, jangan bohongi diri sendiri ya gaess. Kuncinya hanya di komunikasi saja. Sampaikan saja pendapatmu dengan bahasa yang baik kepada siapapun yang tidak sesuai dengan pandanganmu. Cermati alasannya, boleh jadi itu baik bagimu. Tidak perlu juga memaksakan pendapatmu.

Cari jalan keluar dan titik tengahnya. Ini bagus loh untuk mempertajam problem solve-mu. Dengan begitu pikiranmu jadi lebih matang. Ketimbang membohongi diri sendiri terus, kamu malah jadi pribadi yang open minded dan suka bernegosiasi dengan orang lain demi kepentinganmu dan kepentingan bersama.

5. Meminjam barang namun tidak dikembalikan.

Hati-hati dengan kebiasaan buruk ini. Nanti bisa memicu konflik loh. Bagaimana pun alasannya, mengambil hak orang lain sama saja dengan mencuri. Meskipun bahasanya pinjam, tapi kalo tidak dikembalikan, sama saja dengan menahan hak orang lain yang semestinya dia bisa manfaatkan, eh malah kita ambil.

Meskipun dia orang dekat kita, tapi suatu saat dia butuh gimana? Apalagi kalau dia segan ambil barangnya sendiri di kita, karena dia malu misalnya. Kan jadi tambah nggak enak.

Sebagaimana kita tidak mau barang kita berlama-lama nginep di orang lain, orang lain juga sama. Jadi, sekarang juga! Bila masih ada barang pinjaman di rumahmu, cepat Kembalikan ya! Hehe...





Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Culture Shock Di Bali

  Pengalaman 2 Pekan di Bali Saya mau berbagi cerita selama di Bali dalam 2 pekan. Saya tinggal sementara di rumah mertua yang terletak di Kabupaten Jembrana, kota Negara, Lelateng.  Ada beberapa budaya yang menurut saya baru dan menarik untuk saya ceritakan sebagai pengalaman hidup. Yuk kita simak; 1. Banyak patung  Saat saya sampai di Bali, saya melihat arsitektur bangunan patung yang banyak. Ternyata patung itu digunakan umat Hindu untuk beribadah baik di tengah kota, perkantoran, sampai perumahan.  2. Aroma dupa  Yah, yang ini saya merasakan hawa mistis namun menenangkan. Aroma dupa itu memiliki ciri khas tersendiri. Kalau saya pribadi cukup menyukai kalau sekedar lewat. Tapi, kalau kelamaan juga kurang nyaman di hidung.  3. Orang ibadah di jalanan Saya ketika jalan dengan istri saya, ada orang ibadah di perempatan jalan. Saya sempat segan ingin lewat. Tapi, kata istri saya tidak apa-apa, lewat saja. Memang itu sudah biasa. Pernah juga lihat waktu Maghr...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-