Ada Allah Dibalik Waktu
هُوَ ٱلَّذِي جَعَلَ ٱلشَّمۡسَ ضِيَآءٗ وَٱلۡقَمَرَ نُورٗا وَقَدَّرَهُۥ مَنَازِلَ لِتَعۡلَمُواْ عَدَدَ ٱلسِّنِينَ وَٱلۡحِسَابَۚ مَا خَلَقَ ٱللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِٱلۡحَقِّۚ يُفَصِّلُ ٱلۡأٓيَٰتِ لِقَوۡمٖ يَعۡلَمُونَ
(Bahasa Indonesia)
Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.
-Surat Yunus, Ayat 5-
Momen tahun baru merupakan suatu kejadian yang dinanti-nanti oleh sebagian orang. Terutama malam tahun baru pukul 00.00 ketika selangkah ke depan menuju 1 Januari mengucapkan selamat datang dan selangkah ke belakang mengucapkan selamat tinggal 31 Desember.
Apa makna dibalik momen ini. Mungkin kita bisa mengerti tentang bahagianya perjumpaan dan betapa sedihnya perpisahan. Namun, keduanya adalah satu hal yang pasti terjadi dan tidak bisa kita hindari. Yang datang mengandung harapan baru dan yang pergi mengandung banyak pelajaran dan pengalaman. Itu semua menjadi cerita hidup yang akan tetap terkenang di memori setiap manusia. Suka duka akan tetap menjadi bumbu sedap kehidupan.
Sedangkan jika kita ambil hikmah dari kitab Al-Qur'an yang mulia. Tiap detik pergantian waktu, itu bukan terjadi dengan sendirinya tanpa pengaturan yang pasti. Dibalik itu semua sudah ada skenario rapih dan sang Maha Sutradara. Pergerakan Matahari dan bulan pada orbitnya, sedemikian rupa sehingga mempengaruhi waktu dan musim di jagat raya ini. Semuanya ada Yang Maha Mengatur dengan seksama.
Bila kita renungkan sejenak, betapa dahsyatnya kejadian ini. Dengan adanya waktu, manusia dapat mengatur jadwal kegiatan dengan mudah. Akan teras sulit hidup jika tak ada waktu.
Sebagian manusia ada yang menggunakan waktu dengan baik dan ada yang menyia-nyiakan waktu begitu saja. Membuang-buang waktu untuk hal-hala yang tidak berguna dan tidak penting. Hura-hura, foya-foya, dan berbagai kesibukan yang fana lainnya. Yang terbaik adalah manusia yang selalu mengelola waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat untuk kehidupan dunia terlebih mempersiapkan untuk perjalanan selanjutnya di akhirat kelak.
Allah SWT mengingatkan dalam surat cintanya pada surat Yunus ayat 5 di atas. Di tahun baru dan di setiap waktu ingatlah Allah SWT. Terjadinya perubahan waktu ini adalah Tanda-tanda kebesaran-Nya. Merupakan alasan kita untuk bertakbir setiap saat. Allahu Akbar!
Maha Besar Allah atas Keagungan dan Kebijaksanaan mengatur Waktu dengan segala kerumitannya. Sekaligus mengakui bahwa tiada daya dan upaya manusia melainkan hanya Kekuatan Allah Yang Maha Keren. Manusia hanyalah makhluk lemah dihadapan-Nya.
Semoga amanah waktu yang diberikan Allah kepada kita semua, dapat kita fungsikan dengan baik dan benar.

Comments
Post a Comment