Skip to main content

Bahaya Handphone Bagi Manusia


Di zaman Now! HP Lebih Menarik Dari Apapun




Saya membaca buku berjudul Distruption karya Prof. Rhenald Kasali. Ada keresahan dalam benak saya setelah membacanya. Seperti unek-unek yang ingin segera disampaikan, tidak sabar saya ingin berbagi dengan pembaca semua. Jika tidak, maka saya sulit tidur. Ah Halah! lebay.... hehe...
Apa itu Disruption?

Secara sederhana, Disruption adalah sebuah inovasi. Inilah inovasi yang akan menggantikan seluruh sistem lama dengan cara-cara baru. Disruption berpotensi menggantikan pemain-pemain lama dengan yang baru. Disruption menggantikan teknologi lama dengan yang baru. Sifatnya lebih praktis, efisien, juga lebih bermanfaat.

Jika muncul sebuah pertanyaan, apakah penemuan yang paling dahsyat di zaman now? Pesawat? Mobil? TV? Komputer? Listrik? Sayangnya bukan.
Yang paling tepat adalah benda yang ada dalam genggaman anda. Ya, HANDPHONE. Sekarang sudah lebih canggih lagi SMARTPHONE.

Anda mau berdebat? Coba kita terapkan teori Distruption di atas dengan benda yang satu ini. Apa jadinya ketika HP sudah menjajah berbagai barang-barang eletronik lain yang sudah familiar dalam kehidupan kita. Sadar atau tidak semuanya sudah masuk dalam satu paket lengkap si HP ini.
HP melenyapkan telepon umum, telepon rumah, warnet, televisi, arloji, komputer, radio, tape recorder, kamera, game, koran, kalender, kartu atm, sampai dompet uang. Wah... wah.... wah.... benar bukan?

Tentu saja yang dulu mencari nafkah menggunakan barang-barang itu menjadi ketinggalan zaman atau paling tidak berkurang pendapatannya. Semuanya beralih dan berkumpul dalam satu gadget disebut HP. Hp ini sudah memiliki fungsi all in one alias satu untuk semua. Mantap bukan?
Siapa yang tidak kepincut ingin memeiliki benda tersebut. Selain kegunannya yang super banyak. Sekarang harganya juga sudah terjangkau dengan berbagai varian dan spesisfikasi. HP bukan menjadi barang mewah lagi. Bahkan sudah lintas usia. Balita saja sudah bisa pegang HP sekarang.
Kita tidak dapat menampikkan bahwa HP ini sangat memudahkan pekerjaan manusia. Sayangnya, dampak negatifnya juga sulit terbendung.

HP berpotensi besar bisa melenyapkan mata kita, tulang leher kita, mengganggu kesehatan kita, merusak hubungan rumah tangga kita, mengurangi kasih sayang antara keluarga dan saudara hingga sahabat, melenyapkan generasi penerus bangsa, menghilangkan waktu yang begitu berharga, bahkan boleh jadi merenggut masa depan anak-anak kita semua.

Mungkin yang terparah, HP mampu mengikis keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Banyak yang dibuat lalai dengan adanya HP ini. Akses yang tanpa batas di dunia maya  membuat kita lupa daratan. Orang yang dekat jadi jauh, orang yang jauh jadi dekat. Nongkrong bareng seharusnya bsaling berinteraksi hangat, malah maen HP.

Ada yang meninggal konyol gara-gara selfie di gunung, ada yang saling bentrok gara-gara cek-cok di media sosial, suami istri saling berselingkuh di HP-nya masing-masing, ada yang cacat fisik gara-gara maen HP secara berlebihan dan segudang koleksi kelam lainnya.

Di sisi lain HP juga membuka peluang profesi baru bagi kaum millenial. Ada yang jadi gamer profesional, ada yang jadi youtuber, ada yang jualan online, ada yang jadi selebgram, termasuk pasukan satu aspal alias ojol ikut mengais rezeki dengan si HP ini.

HP memang memiliki dampak positif dan negatifnya, semuanya pada dasarnya kembali ke diri sendiri, yang terpenting adalah mari kita saling mengingatkan agar bersikap bijaksana dalam menggunakan HP ini.

Jangan sampai gara-gara HP kita jadi menyesal dan kehilangan semuanya. Kita semua tidak mau jika HP merenggut kebahagiaan hidup kita bukan? Kita tidak sudi kalau HP merampas orang-orang yang kita cintai. Sungguh terlalu, jika itu terjadi (Nada Bang Haji Rhoma) hehehe...

Sebelum itu semua terjadi, mari kita sadari sekarang juga. Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Jika anda sudah kecanduan HP. Cobalah kembali memanage penggunaannya. Pasti bisa kok! Tidak ada yang sulit jika kita mau mencobanya.

Alihkan aktifitas anda kepada kegiatan-kegiatan yang tanpa melibatkan si HP. Berolahraga misalnya, membaca buku, menulis, Hangout dengan teman (tapi ingat HP harus masuk tas), melukis, atu hobi-hobi yang menarik lainnya. Sekian, semoga berfaedah.


Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Culture Shock Di Bali

  Pengalaman 2 Pekan di Bali Saya mau berbagi cerita selama di Bali dalam 2 pekan. Saya tinggal sementara di rumah mertua yang terletak di Kabupaten Jembrana, kota Negara, Lelateng.  Ada beberapa budaya yang menurut saya baru dan menarik untuk saya ceritakan sebagai pengalaman hidup. Yuk kita simak; 1. Banyak patung  Saat saya sampai di Bali, saya melihat arsitektur bangunan patung yang banyak. Ternyata patung itu digunakan umat Hindu untuk beribadah baik di tengah kota, perkantoran, sampai perumahan.  2. Aroma dupa  Yah, yang ini saya merasakan hawa mistis namun menenangkan. Aroma dupa itu memiliki ciri khas tersendiri. Kalau saya pribadi cukup menyukai kalau sekedar lewat. Tapi, kalau kelamaan juga kurang nyaman di hidung.  3. Orang ibadah di jalanan Saya ketika jalan dengan istri saya, ada orang ibadah di perempatan jalan. Saya sempat segan ingin lewat. Tapi, kata istri saya tidak apa-apa, lewat saja. Memang itu sudah biasa. Pernah juga lihat waktu Maghr...

Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya

Ikhlas Bersedekah Anak bertanya pada bapaknya.  Anak : Pak, kenapa sih kita dianjurkan sedekah?  Bapak: Biar kita belajar ikhlas nak.  Anak : Ikhlas itu apa sih pak? Bapak : Ikhlas itu seperti kamu buang air besar dan buang air kecil.  Anak : Maksudnya gimana Pak? Belum paham.  Bapak : Kalau kamu pengen buang air, kamu tahan apa kamu keluarkan nak? Anak : Ya pasti dikeluarkan dong Pak.  Bapak: Terus perasaan kamu gimana setelah buang air nak? Anak : Ya lega pak.  Bapak: Terus kamu rela kotoran kamu masuk toilet? Anak : Iya rela lah pak. Emang buat apa kotoran.  Bapak : Seperti itulah Ikhlas Nak. Kamu rela sepenuh hati seperti melepas kotoran itu. Dan kamu tidak mengharapkan sama sekali kotoran itu akan kembali menjadi milik kamu.  Anak : Oh begitu ya Pak.  Anak : Terus apa hubungannya Sedekah dan kotoran Pak? Bapak : sebagian harta kita itu tidak semuanya milik kita, Nak. Ada milik orang lain juga. Kalau punya orang kita ambil juga, nant...