Skip to main content

Syair Begal

Oleh Jamal

Kudengar beritamu begal
Kudengar ceritamu begal
Bikin perutku semakin mual
Bikin tanganku jadi mengepal
Apa yang kamu cari
Apa maksudmu ini
Banyak orang telah mati
Kamu tusuk dengan belati
Sering kamu beraksi
Pakai senjata api
Berusaha untuk mencuri
Memaksa dan menyakiti
Kejam sekali sikapmu
Jahat sekali perbuatanmu
Keji sekali tingkah lakumu
Kemanakah, mata hatimu
Kamu seperti binatang buas
Bahkan lebih buas
Kamu gemar merampas
Semua isi di dalam tas
Sebenarnya kamu itu lemah
Sembunyi di balik senjatamu
Pecundang, berakhlak rendah
Menakuti semua korbanmu
Aku tak habis pikir
Sungguh bejad aksimu itu
Ingin sekali aku mengusir
Agar kau enyah dari tanah airku
Dasar kau bedebah!
Kerjaannya mengisap darah!
Seperti seekor lintah!
Mental-mental para penjajah!
Padahal kamu itu lemah
Rendah, layaknya tanah
Merasa, sok gagah
Padahal gampang menyerah
Kamu tak mampu jadi manusia
Lari dari semua masalah
Bosan hidup malas bekerja
Akhirnya kamu pilih menjarah
Sampai kapan kamu begitu
Lihatlah orang ketakutan
Semua karena ulah nakalmu
Mereka takut akan kematian
Kau seperti Izrail saja
Mengambil nyawa seenaknya
Emangnya kamu ini siapa?
tega-teganya bunuh mereka
Mereka yang tak berdosa
Tak ada masalah denganmu
Tiba- tiba, kau datang memaksa
Dengan cara yang tak beretika
Kau suka ambik motor
Dengan cara yang sangat kotor
Kau ambil semua uang
Lalu kamu, bawa pulang
Enak sekali kerjamu itu
Dimana otakmu
Dimana pikiranmu
Dimana hati kecilmu
Ingat, Tuhan melihatmu
Dia tau perbuatanmu
Ada masa Dia menyiksamu
Bahkan lebih keras dari ulahmu
Tapi tuhan Maha penyayang
Bila kamu mau bertobat
Sebelum ajalmu akan datang
Menjemputmu menuju akherat
Ingatlah ingat,
Gerak-gerikmu akan dicatat
Oleh mereka para malaikat
Oleh mereka pemantau umat
Berhentilah sekarang,
Berhentilah
Kembali menjadi orang
Orang yang berakhlak indah

Mohon ampun pada Tuhanmu
Mohon tobat pada Tuhanmu
Dia akan menyambutmu
Asalkan kamu ikhlas dan khusyu
Jakarta, 16/06/2015

Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Culture Shock Di Bali

  Pengalaman 2 Pekan di Bali Saya mau berbagi cerita selama di Bali dalam 2 pekan. Saya tinggal sementara di rumah mertua yang terletak di Kabupaten Jembrana, kota Negara, Lelateng.  Ada beberapa budaya yang menurut saya baru dan menarik untuk saya ceritakan sebagai pengalaman hidup. Yuk kita simak; 1. Banyak patung  Saat saya sampai di Bali, saya melihat arsitektur bangunan patung yang banyak. Ternyata patung itu digunakan umat Hindu untuk beribadah baik di tengah kota, perkantoran, sampai perumahan.  2. Aroma dupa  Yah, yang ini saya merasakan hawa mistis namun menenangkan. Aroma dupa itu memiliki ciri khas tersendiri. Kalau saya pribadi cukup menyukai kalau sekedar lewat. Tapi, kalau kelamaan juga kurang nyaman di hidung.  3. Orang ibadah di jalanan Saya ketika jalan dengan istri saya, ada orang ibadah di perempatan jalan. Saya sempat segan ingin lewat. Tapi, kata istri saya tidak apa-apa, lewat saja. Memang itu sudah biasa. Pernah juga lihat waktu Maghr...

Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya

Ikhlas Bersedekah Anak bertanya pada bapaknya.  Anak : Pak, kenapa sih kita dianjurkan sedekah?  Bapak: Biar kita belajar ikhlas nak.  Anak : Ikhlas itu apa sih pak? Bapak : Ikhlas itu seperti kamu buang air besar dan buang air kecil.  Anak : Maksudnya gimana Pak? Belum paham.  Bapak : Kalau kamu pengen buang air, kamu tahan apa kamu keluarkan nak? Anak : Ya pasti dikeluarkan dong Pak.  Bapak: Terus perasaan kamu gimana setelah buang air nak? Anak : Ya lega pak.  Bapak: Terus kamu rela kotoran kamu masuk toilet? Anak : Iya rela lah pak. Emang buat apa kotoran.  Bapak : Seperti itulah Ikhlas Nak. Kamu rela sepenuh hati seperti melepas kotoran itu. Dan kamu tidak mengharapkan sama sekali kotoran itu akan kembali menjadi milik kamu.  Anak : Oh begitu ya Pak.  Anak : Terus apa hubungannya Sedekah dan kotoran Pak? Bapak : sebagian harta kita itu tidak semuanya milik kita, Nak. Ada milik orang lain juga. Kalau punya orang kita ambil juga, nant...