Karya: Jamal
Terpendar
cahaya bulan purnama
menerangi seluruh alam semesta
menyambut manusia sempurna
Muhammad Al-Musthafa
menerangi seluruh alam semesta
menyambut manusia sempurna
Muhammad Al-Musthafa
wajahnya adalah
taman surga
senyumnya luluhkan himalaya
matanya penyejuk jiwa
tubuhnya semerbak mewangi bunga-bunga
senyumnya luluhkan himalaya
matanya penyejuk jiwa
tubuhnya semerbak mewangi bunga-bunga
Muhammad al-musthafa....
Muhammad uswatun hasanah..
Muhammad uswatun hasanah..
Engkau datang disaat lentera redup
engkau datang disaat udara berhenti di ufuk
kawanan awan hampir saja geram menutup
samudera lautan lemparkan kutuk
engkau datang disaat udara berhenti di ufuk
kawanan awan hampir saja geram menutup
samudera lautan lemparkan kutuk
Oh,
Muhammad ya Rasulullah
Ya Nabiyullah, ya Habibullah
Ya Nabiyullah, ya Habibullah
sudah
lama engkau dirindukan
tanah ini telah kering menunggumu
kemarilah wahai mutiara keindahan
Aku ingin mencium memelukmu
tanah ini telah kering menunggumu
kemarilah wahai mutiara keindahan
Aku ingin mencium memelukmu
Aku haus akan hadirmu
Aku lapar akan wujudmu
Hadirlah disetiap mimpiku
meskipun itu hanyalah semu
Aku lapar akan wujudmu
Hadirlah disetiap mimpiku
meskipun itu hanyalah semu
Aku adalah pelayanmu
budak belia pengharap syafaatmu
karena dipundakmu, itulah kebenaran
Sinar petunjuk sumber harapan
budak belia pengharap syafaatmu
karena dipundakmu, itulah kebenaran
Sinar petunjuk sumber harapan
Jiwamu
agung sepanjang zaman
mampu membendung iblis yang kejam
Akhlakmu suci tumbuhkan kedamaian
memerangi bala tentara kesesatan
mampu membendung iblis yang kejam
Akhlakmu suci tumbuhkan kedamaian
memerangi bala tentara kesesatan
Biarpun lautan dijadikan tinta
serta pohon-pohon dijadikan pena
niscaya, takkan mampu menulis kemuliaanmu
syair seindah apapun, takkan seindah besarnya namamu
serta pohon-pohon dijadikan pena
niscaya, takkan mampu menulis kemuliaanmu
syair seindah apapun, takkan seindah besarnya namamu
Aku rindu, aku sangat rindu
ini untukmu... wahai pujaanku
ini untukmu... wahai cintaku
ini hanya untukmu... wahai sanubariku..
ini untukmu... wahai pujaanku
ini untukmu... wahai cintaku
ini hanya untukmu... wahai sanubariku..
Jakarta, 09 Juni 2015
Comments
Post a Comment