Oleh Jamal
Kita
berjalan di bawah sinar rembulan
Di
bibir pantai
Dalam
suasana redup malam
Kerliap
kerlip bintang tersenyum
Di
pulau itu
Sepoy
angin kuat menahan waktu
Agar
tak cepat berlalu
Memotret
momen indahnya
Hanya kau dan aku
Menunggu lintasan bercahaya
Berlarian di angkasa
pentas di cakrawala
Kau
memegang tanganku
Seakan
erat menyimpan janji suci
Sampai
aku hanya bisa duduk
atau
bahkan berbaring
Kau masih sedia menyimak cerita lamaku
Cerita yang tengah usang
seperti rambutku yang memutih
dan kulit tulangku merapuh
Aku kau
dan malam itu
Malam
itu di pulau cinta
Kita
menunggu pagi
Ucapkan
selamat datang kembali
Sang
Mentari pagi
Jakarta,
30/04/17
Comments
Post a Comment