Skip to main content

PK

Oleh Jamal
aku putar videomu
aku duduk memandangmu
ku perhatikan gerak-gerikmu
Sungguh sangat lucu
Berkali-kali kau buat aku tertawa
menghiburku, hapuskan duka
tingkah polamu seperti orang gila
gaya larimu buatku tersenyum bahagia
kemudian, aku merenung perlahan
kau sampaikan sebuah pelajaran
menanyakan tentang Tuhan?
Dimana tuhan, kemana Tuhan?
kau bilang tuhan telah hilang?
hingga kau cari berulang-ulang
kau masuki kuil, masjid, hingga gereja
Kau turuti semua ritual agama-agama
tapi semua sia-sia
tuhan tidak ada
tuhan tak menjawabnya
untuk berikan barang miliknya
tasbih, salib, dan patung-patung
ia kalungkan pada lehernya
bermaksud itu jadi pelindung
tapi tetap tak berguna
semua pemuka agama serukan Tuhan
Tapi ia sendiri merasa kebingungan
Tuhan yang mana, yang harus ia temukan
apakah mereka serukan kebohongan?
Ada yang salah sambung?
Ada yang salah sambung?
Ketika agama butakan mata
Ketika agama tulikan telinga
agama menjadi simbol belaka
agama, yang tak kenal perdamaian manusia
Lalu apakah itu agama ?
apa tujuan kita beragama?
apakah hanya untuk mengenal Dia?
atau menjadi topeng-topeng manusia?
itu bukan agama!
agama seharusnya bijaksana
tak pernah menindas manusia
tak pernah berkata dusta
penuntun jalan menuju cahaya
jangan karena beda agama
Manusia menjadi perang
jangan karena beda agama
manusia seperti binatang
saling memangsa
Saling membenci
Merasa berbeda
Lalu mencaci
PK,
maukah kau jadi sahabatku?
Ajari aku lebih banyak lagi
Tentang alam ini, manusia, dan Tuhanmu
agar aku bisa mengerti
Bahwa alam ini ada yang menciptakan
Bahwa aku dan kamu ada yang menciptakan
Bahwa agama seharusnya kebaikan
Bahwa cuma ada satu Tuhan
terima kasih PK 


Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi Nawal lahir di sebuah desa kecil Kefr Tahlah Pinggiran sungai Nil, Mesir, Negeri Piramida. Usianya 88 tahun, tepatnya pada 27 Oktober 1931 sebelum Indonesia merdeka. Dia dijuluki Simone De Beauvoir Dunia Arab. Dia anak pertama dari 9 bersaudara. Ayah ibunya meninggal, ketika Nawal masih muda sehingga terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Simone De Beauvoir sendiri adalah tokoh feminisme modern dan pakar filsafat asal Perancis terkenal di abad ke-20. Namun, sudah wafat tahun 1986. Sehingga keidentikan itu disematkan kepada Nawal. Sementara Nawal sampai saat ini masih hidup dan aktif menyuarakan gagasannya tentang feminisme modern baik di medsos maupun stasiun televisi di Mesir atau dunia. Pada awalnya Nawal adalah seorang dokter lulusan terbaik di kampusnya melawan laki-laki, namun karena tertarik dengan kasus khitan bagi perempuan yang ia sebut praktik mutilasi alat kelamin perempuan secara ilegal, maka saat itu juga dia mulai men...