Skip to main content

Permaisuri


Karya: Jamal

Aku bersyukur terlepas darimu, wahai permaisuriku
Karena Tuhanku, tak ingin aku selingkuh
Aku bersyukur terhenti denganmu, wahai permaisuriku
Karena Tuhanku, tak ingin aku berlumur noda
Mungkin engkau kira aku sakit
Mungkin engkau kira aku hancur
Mungkin engkau kira aku bersedih
Mungkin engkau kira aku kesepian
Engkau salah, salah besar
Justru aku kasihan denganmu, sangat kasihan
Malangnya nasibmu, malangnya pilihanmu
Dulu, kau bilang cintaku buta padamu
Tapi, kau jilat ludahmu sendiri, cintamu buta padanya
Engkau saat ini, berada pada bayang-bayang dosa
Yang siap menerkammu kapanpun, dimanapun
Engkau tepat di atas tebing, di bawahnya jurang kegelapan
Yang siap, menggerogoti jiwamu yang telah keropos
Sedikit demi sedikit, kau akan tenggelam dalam kehinaan
Lemah, menjijikan, nafsumu akan terumbar buas
Engkau tak terkontrol, bahkan pernah mengajakku dalam perzinahan
Tapi, aku cukup kuat menahan godaanmu,
Namun, aku tak yakin  dengan priamu kini
Apakah dia cukup kuat dengan godaanmu?
Aku tak tahu, aku tak tahu
priamu adalah perokok, anti masjid, dan pecinta nongkrong
Bukan akademisi, bukan pribadi akhlaki
Engkau belum tau, bukan saja kau di hatinya, ada dua, tiga, bahkan empat selainmu
Namun Itu pilihanmu, aku berdoa semoga baik-baik saja...


Lantai 2 asrama pondok labu, 28/08/16. 21.39

Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Culture Shock Di Bali

  Pengalaman 2 Pekan di Bali Saya mau berbagi cerita selama di Bali dalam 2 pekan. Saya tinggal sementara di rumah mertua yang terletak di Kabupaten Jembrana, kota Negara, Lelateng.  Ada beberapa budaya yang menurut saya baru dan menarik untuk saya ceritakan sebagai pengalaman hidup. Yuk kita simak; 1. Banyak patung  Saat saya sampai di Bali, saya melihat arsitektur bangunan patung yang banyak. Ternyata patung itu digunakan umat Hindu untuk beribadah baik di tengah kota, perkantoran, sampai perumahan.  2. Aroma dupa  Yah, yang ini saya merasakan hawa mistis namun menenangkan. Aroma dupa itu memiliki ciri khas tersendiri. Kalau saya pribadi cukup menyukai kalau sekedar lewat. Tapi, kalau kelamaan juga kurang nyaman di hidung.  3. Orang ibadah di jalanan Saya ketika jalan dengan istri saya, ada orang ibadah di perempatan jalan. Saya sempat segan ingin lewat. Tapi, kata istri saya tidak apa-apa, lewat saja. Memang itu sudah biasa. Pernah juga lihat waktu Maghr...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-