Oleh Jamal
rintik hujan membasahi segenap tubuhku
aku terus berjalan tertatih-tatih
menyusuri jalan yang berliku-liku
menahan kaki terasa perih
aku terus berjalan tertatih-tatih
menyusuri jalan yang berliku-liku
menahan kaki terasa perih
aku terus berjalan
bersama teman-teman
dalam satu perjuangan
dalam satu naungan
bersama teman-teman
dalam satu perjuangan
dalam satu naungan
tidak peduli kemacetan
tidak peduli kegelapan
meskipun basah diguyur hujan
mereka berkorban demi masa depan
tidak peduli kegelapan
meskipun basah diguyur hujan
mereka berkorban demi masa depan
berkorban waktu dan tenaga
bergerak maju menggapai asa
berpikir keras dengan logika
menyingkap tabir mencari makna
bergerak maju menggapai asa
berpikir keras dengan logika
menyingkap tabir mencari makna
hanya hujan bukan halangan
kemacetan sudah terlalu bosan
cipratan air sedikit menjengkelkan
dengan itu aku tahu, apa itu kesabaran
kemacetan sudah terlalu bosan
cipratan air sedikit menjengkelkan
dengan itu aku tahu, apa itu kesabaran
ya, perjuangan di bawah rintik hujan.
Jakarta, 2015
Comments
Post a Comment