Skip to main content

Perangi Kemalasan


Oleh: Jamal
kemalasan  adalah penghalang
kemalasan adalah msuh para pejuang
kemalasanadalahlingkaran setan
kemalasan adalah bisikan hangan-angan

tak akan kamu sampai tujuan
bila di pundakmu ada kemalasan
tak akankau sampai pada apa yang kau cita-citakan
jika di kakimu ada setapak kemalasan

larilah dari kemalasan
jauhi kemalasan
lemparkan dia pada harapan
pada impian yang kau janjikan

jangan takut, karena orang yang anti malas berarti bebas
jangan khawatir, orang yang benci malas akan lepas landas
lepas landas menuju kesuksesan yang pantas
karena orang-orang besar tidak ada yang malas

carilah gembok, kuncilah malas itu di lemari
jangan biarkan dia mempengaruhi diri
carilah kunci, kuncilah malas itu di bawah batu api
agar terbakar menjadi abu abadi

15/05/16. Di Musholah, Asrama Pondok Labu

Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi Nawal lahir di sebuah desa kecil Kefr Tahlah Pinggiran sungai Nil, Mesir, Negeri Piramida. Usianya 88 tahun, tepatnya pada 27 Oktober 1931 sebelum Indonesia merdeka. Dia dijuluki Simone De Beauvoir Dunia Arab. Dia anak pertama dari 9 bersaudara. Ayah ibunya meninggal, ketika Nawal masih muda sehingga terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Simone De Beauvoir sendiri adalah tokoh feminisme modern dan pakar filsafat asal Perancis terkenal di abad ke-20. Namun, sudah wafat tahun 1986. Sehingga keidentikan itu disematkan kepada Nawal. Sementara Nawal sampai saat ini masih hidup dan aktif menyuarakan gagasannya tentang feminisme modern baik di medsos maupun stasiun televisi di Mesir atau dunia. Pada awalnya Nawal adalah seorang dokter lulusan terbaik di kampusnya melawan laki-laki, namun karena tertarik dengan kasus khitan bagi perempuan yang ia sebut praktik mutilasi alat kelamin perempuan secara ilegal, maka saat itu juga dia mulai men...