Oleh: Jamal
Aku berada dalam penjara suci
Mencekam sepi
Gelap, lembab, dingin menggelayuti
Tikus-tikus berlarian di lorong-lorong sunyi
Aku berada dalam penjara suci
Bersama gerombolan narapidana,
beralmamater
Banyak tingkah polahnya, mereka bermain mimpi
Gontai langkahku, mencari satu
sumber
Sumber titik putih
Dari dinding dan celah-celah
Menyembuhkan luka-luka perih
Yang sudah terlampau, sangat parah
Buku-buku catatan
Pena-pena yang keletihan
Mulut-mulut dan perdebatan
Filosofi sudah mati
Karena aku, kau, dan mereka lari
Lari dari diri sendiri
Tak kenal lagi, hakikat suci
Telak pukulan bersarang di dadaku
Tenggelam aku jauh ke dasar bumi
Mencoba bangkit menggapai langit
biru
Namun tangan ini telah hilang,
semu
Jakarta ,23
Februari 2016
Comments
Post a Comment