Oleh Jamal
Wahai kau yang sedang patah
hati
wahai kau yang terkhianati
Wahai kau yang sedih sendiri
Wahai kau yang merasa hidip ini tak berarti
wahai kau yang terkhianati
Wahai kau yang sedih sendiri
Wahai kau yang merasa hidip ini tak berarti
Sakit, kesal, marah
Menangis,benci, amarah
Sepi, sesak di dada,Gundah
Jerit-menjerit resah
Menangis,benci, amarah
Sepi, sesak di dada,Gundah
Jerit-menjerit resah
Dia yang kau sayang, pergi
meninggalkan
Dia yang kau cinta, jauh entah kemana
Dia yang kau cinta, jauh entah kemana
Dia yang berjanji, tega
mengingkari
Dia yang setia, eh ternyata mendua
Dia yang setia, eh ternyata mendua
Biarlah...
Lepaskanlah...
Ikhlaskanlah...
Berlapang dadalah..
Lepaskanlah...
Ikhlaskanlah...
Berlapang dadalah..
Di balik hujan deras
Ada pelangi yang menghias
Di balik kesulitan
Pasti ada kemudahan
Ada pelangi yang menghias
Di balik kesulitan
Pasti ada kemudahan
Percayalah,
Yakinlah,
Yakinlah,
Roda dunia pasti berputar
Tak selamanya, air matamu memancar
Pasti akan pudar
Kau pasti bahagia, tak selamanya hambar
Tak selamanya, air matamu memancar
Pasti akan pudar
Kau pasti bahagia, tak selamanya hambar
kala kau sulit melupakan
Maka jangan kau paksakan
Tinggalkan, semua ingatan
Masa lalu yang memilukan
Maka jangan kau paksakan
Tinggalkan, semua ingatan
Masa lalu yang memilukan
Kegelapan akan berganti cerah
Maka tersenyumlah
Hidup terlalu indah untuk kau sesali
Maka tersenyumlah
Hidup terlalu indah untuk kau sesali
Esok akan menanti
Wanita
Pria
Yang dengan sabar menemani
Hingga kau tak bisa berjalan lagi
Wanita
Pria
Yang dengan sabar menemani
Hingga kau tak bisa berjalan lagi
Menikmati masa senjamu
Bercerita mendengarkanmu
Mendekap kasih sayangmu
Menyambut cinta sucimu
Bercerita mendengarkanmu
Mendekap kasih sayangmu
Menyambut cinta sucimu
Jakarta, 07/03/2017
Comments
Post a Comment