Oleh Jamal
aku tak berani bilang
"oh muhammadku"
karena aku tak pantas memilikimu
aku tak berani bilang "oh nabiku"
karena aku selalu lupa risalahmu
karena aku tak pantas memilikimu
aku tak berani bilang "oh nabiku"
karena aku selalu lupa risalahmu
hanya beperapa kisah yang
kudengar tentangmu
dan kau memang berbudi luhur
kau sungguh berakhlak mulia
tapi cerita hanyalah cerita
kudengarkan saja, tapi tak aku tiru
dan kau memang berbudi luhur
kau sungguh berakhlak mulia
tapi cerita hanyalah cerita
kudengarkan saja, tapi tak aku tiru
aneh, semua orang
memperingati ulang tahunmu
padahal mereka belum pernah berjumpa denganmu
apakah mereka semua sudah ''gila"
Mereka juga sama, hanya mendengarkan cerita
tidak tahu, apakah benar atau tidaknya
padahal mereka belum pernah berjumpa denganmu
apakah mereka semua sudah ''gila"
Mereka juga sama, hanya mendengarkan cerita
tidak tahu, apakah benar atau tidaknya
cinta
ya, mungkin karena cinta
akhlakmu yang menjadi daya tarik
menyedot setiap manusia yang mengenal dirimu
sampai pada titik kerinduan yang menghujam
menggetarkan relung hati terdalam
ya, mungkin karena cinta
akhlakmu yang menjadi daya tarik
menyedot setiap manusia yang mengenal dirimu
sampai pada titik kerinduan yang menghujam
menggetarkan relung hati terdalam
tak kuasa air mata menetes, mengalir,
basahi pipi
ingin berjumpa kekasih hati
belahan jiwa-jiwa yang tenang
mereka merindukanmu
ingin berjumpa kekasih hati
belahan jiwa-jiwa yang tenang
mereka merindukanmu
aku tak tau, apakah aku
merindukanmu?
muhammad mereka, muhammad dia, muhammadmu,
bukan muhammadku
muhammad kita semua
muhammad mereka, muhammad dia, muhammadmu,
bukan muhammadku
muhammad kita semua
aku ingin menyatu bukan
dengan muhammad, tapi dengan "nur muhammad".
Jakarta, 11/12/2016. 23.53
Comments
Post a Comment