Skip to main content

Menjemput Ramadan

Oleh Jamal
Ramadan oh ramadan
Bulan penuh kesucian
Bulan penuh ampunan
Bulan penuh kemuliaan
Ada malam seribu bulan
Malaikat-malaikat berterbangan
Jibril turun mengatur segala urusan
Berikan kado terindah untuk Hamba yang terpilih dari Tuhan
Siangnya adalah kelaparan
Menahan nafsu dan godaan setan
Menjaga mulut, telinga, dan pandangan
Dari segala dosa dan keburukan
Malamnya adalah malam keagungan
Lantunan Dzikir dan tadarus alquran
Tahajud khusyu dalam kesunyian
Santap sahur dalam keberkahan
Indah ramadan, indahnya kemanusiaan
Indah ramadan, Indahnya Rahmat Tuhan
Indah ramadan, Indahnya cahaya kenabian
indah ramadan, Indahnya Hamba dalam kesalehan
Segenap alam ikut bergema
Langit cerah senyum merona
Samudera bersenandung lewat curahan airnya
Gunung menyapa akrab dengan dedaunan serta pohon rindangnya
Mereka semua menyambut kesejukan ramadan
Mereka semua menanti
Kehangatan ramadan
Mereka semua merindu bercumbu dengan ramadan
Mereka semua bahagia akan hadirnya bulan Ramadan
Kebanggan Ramadan menyambung tali persaudaraan
Bukan menebar permusuhan
Kebanggan ramadan adalah kesejahteraan untuk semua kaum pinggiran
Burung-burung akan semangat berkicau kala ramadan tiba
Ikan-ikan akan menari berenang memujinya
Ketentraman ramadan
Kemakmuran ramadan
Meleleh lembut berbalut kemanisan
Menyegarkan jiwa yang dilanda kekeringan
Cahaya bulan purnama tampakkan pesonanya
Mentari gagah kibarkan cahaya membara
Bintang bintang bersuka ria
Gemerlapan berpesta pora
Ramadan akan datang
Jakarta, 2015

Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi Nawal lahir di sebuah desa kecil Kefr Tahlah Pinggiran sungai Nil, Mesir, Negeri Piramida. Usianya 88 tahun, tepatnya pada 27 Oktober 1931 sebelum Indonesia merdeka. Dia dijuluki Simone De Beauvoir Dunia Arab. Dia anak pertama dari 9 bersaudara. Ayah ibunya meninggal, ketika Nawal masih muda sehingga terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Simone De Beauvoir sendiri adalah tokoh feminisme modern dan pakar filsafat asal Perancis terkenal di abad ke-20. Namun, sudah wafat tahun 1986. Sehingga keidentikan itu disematkan kepada Nawal. Sementara Nawal sampai saat ini masih hidup dan aktif menyuarakan gagasannya tentang feminisme modern baik di medsos maupun stasiun televisi di Mesir atau dunia. Pada awalnya Nawal adalah seorang dokter lulusan terbaik di kampusnya melawan laki-laki, namun karena tertarik dengan kasus khitan bagi perempuan yang ia sebut praktik mutilasi alat kelamin perempuan secara ilegal, maka saat itu juga dia mulai men...