Oleh Jamal
Begitu banyak cerita kotaku
tempat aku menimba ilmu
Ya, ini bait puisi untukmu
sang ibu kota negara, jakartaku
tempat aku menimba ilmu
Ya, ini bait puisi untukmu
sang ibu kota negara, jakartaku
Engkau mengajarkan berbagai hal
Dari yang baik hingga nakal
engkau berikan nasehat
agar aku tak tersesat
Dari yang baik hingga nakal
engkau berikan nasehat
agar aku tak tersesat
pengalaman demi pengalaman
kau gambarkan setiap hari
susah senang menyedihkan
benci kesal mengharukan
kau gambarkan setiap hari
susah senang menyedihkan
benci kesal mengharukan
campur aduk menjadi satu
carut marut memilukan
terus saja semakin berlalu
semua sudah biasa berjalan
carut marut memilukan
terus saja semakin berlalu
semua sudah biasa berjalan
sebagian orang bermuka dua
mereka pandai berpura-pura
mencari nafkah meminta minta
padahal fisik masihlah muda
mereka pandai berpura-pura
mencari nafkah meminta minta
padahal fisik masihlah muda
kulihat anak kecil
bernyanyi
berusaha mengais rezeki
ia datang menantang diri
untuk dapatkan sesuap nasi
berusaha mengais rezeki
ia datang menantang diri
untuk dapatkan sesuap nasi
aku tak tahu siapa mereka
para penipu ataukah bukan
yang kulihat ada usaha
bertahan hidup mencari makan
para penipu ataukah bukan
yang kulihat ada usaha
bertahan hidup mencari makan
sulit rasanya menilai
mereka
ada juga yang menderita
kurus kering terlihat papa
tadahkan tangan meminta-minta
ada juga yang menderita
kurus kering terlihat papa
tadahkan tangan meminta-minta
Orang tua yang sudah renta
menggandeng anak serta cucunya
duduk di pinggiran jalan raya
beralaskan kardus tua
menggandeng anak serta cucunya
duduk di pinggiran jalan raya
beralaskan kardus tua
kata orang kamu itu kejam
diam-diam tapi menikam
mengerikan seperti malam
menakutkan penuh kelam
diam-diam tapi menikam
mengerikan seperti malam
menakutkan penuh kelam
hatiku terkadang miris
seperti teriris-iris
ingin mata ini menangis
apalah daya, aku masih egois
seperti teriris-iris
ingin mata ini menangis
apalah daya, aku masih egois
aku ingin menjadi malaikat
bisa membantu setiap saat
meneolong mereka yang tersesat
memberi makan yang paling nikmat
bisa membantu setiap saat
meneolong mereka yang tersesat
memberi makan yang paling nikmat
Namun Tuhan Maha Melihat
Ia tahu keadaan umat
siapakah yang cacat
siapakah yang kuat
Ia tahu keadaan umat
siapakah yang cacat
siapakah yang kuat
bagaimanapun wajah aslimu
aku yakin kau itu hebat
mampu bertahan mengusap debu
rela berkorban demi umat
aku yakin kau itu hebat
mampu bertahan mengusap debu
rela berkorban demi umat
Jakarta, 10/07/2015
Comments
Post a Comment