Oleh Jamal
Burung itu bersiul
Menyapaku dalam keheningan
Di sudut ruangan kosong
Seakan-akan mereka mengajakku terbang bebas
Cahaya Mentari menerpa pagiku
Silau di mataku berikan satu semangat
Semangatku untuk terus hidup
Hidupku yang berharga
Cinta, cinta itu masih menyisahkan duri di dadaku
Aku berusaha mencabut sisa-sisanya pelan-pelan
Sedikit demi sedikit aku sembuhkan lukaku
Menjauh dari dia sang penghianat
Aku terus saja mendaki impianku yang tertunda
Aku terus saja berlari di atas lautan biru
Aku terus saja berenang melintasi samudera
Sampai nanti aku akan tahu
Betapa hidup ini sungguh sangat luar biasa
Hidup adalah hidup
Adalah hidup adalah hidup
Hidupku dan hidupmu
Hidup kita semua
Hidup bukan hanya nafas
Jakarta, YAMI 30
oktober 2016
Comments
Post a Comment