Skip to main content

Gadis Istana


Karya: Jamal

Tinta emas tak cukup mewakili kemuliaanmu
Cawan perak tak mampu menampung keagunganmu
Istana megah tempat bersemayammu
Juga tak kuasa menahan semerbak paras anggunmu

Pisau yang aku pegang untuk mengupas buah
Tiba-tiba merobek-robek jari-jemariku
Tersayat-sayat kulit tanganku
Terkelupas, darah mengucur deras

Karena terkesima menatap indah dirimu
Duhai Gadis istana
Pingitan maha raja
Engkau terjaga oleh barisan prajurit kekar
Hampir mustahil aku berjumpa denganmu
Karena begitu ketat benteng tinggi menjagamu

Aku sang kesatria
Arjuna tangguh pejuang cinta
Dengan konyol beranikan diri
Aku korbankan jiwa dan ragaku
Aku korbankan lahir batinku

Mencoba merebut hati sang gadis kembali
Karena saat ini dia terkurung oleh silaunya dunia
Tergoda oleh iming-iming harta, benda, dan kuda
Berbekal busur panah asmara
Aku melangkah dengan penuh keyakinan

Tak gontai oleh deburan ombak samudera
Tak patah arang oleh tebing menjulang
Tak takluk oleh hembusan angin topan
Tak mundur oleh sambaran petir ganas
Cinta dan ketulusan yang sederhana
Alami dan suci itulah yang aku bawa
Untuk bertemu dengan gadis istana
Gadis idaman sang arjuna

Wahai gadis istana?
Mungkin engkau pernah mendengar kisah layla dan majnun
Mungkin engkau pernah membaca kisah romeo dan juliet
Atau pernikahan di surga firdaus Ali dan Fatimah
Sejarah itu akan berulang, semua ada di tanganmu
Aku masih mencintaimu, entah kenapa?


Lantai 3 asrama pondok labu, 19 Agustus 2016. Pukul 15.27

Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi Nawal lahir di sebuah desa kecil Kefr Tahlah Pinggiran sungai Nil, Mesir, Negeri Piramida. Usianya 88 tahun, tepatnya pada 27 Oktober 1931 sebelum Indonesia merdeka. Dia dijuluki Simone De Beauvoir Dunia Arab. Dia anak pertama dari 9 bersaudara. Ayah ibunya meninggal, ketika Nawal masih muda sehingga terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Simone De Beauvoir sendiri adalah tokoh feminisme modern dan pakar filsafat asal Perancis terkenal di abad ke-20. Namun, sudah wafat tahun 1986. Sehingga keidentikan itu disematkan kepada Nawal. Sementara Nawal sampai saat ini masih hidup dan aktif menyuarakan gagasannya tentang feminisme modern baik di medsos maupun stasiun televisi di Mesir atau dunia. Pada awalnya Nawal adalah seorang dokter lulusan terbaik di kampusnya melawan laki-laki, namun karena tertarik dengan kasus khitan bagi perempuan yang ia sebut praktik mutilasi alat kelamin perempuan secara ilegal, maka saat itu juga dia mulai men...