Oleh Jamal
Aku beku dalam diamku
Seperti batu tak berlalu
Meskipun dibujuk arus sungai
Meskipun dilawan amukan badai
Seperti batu tak berlalu
Meskipun dibujuk arus sungai
Meskipun dilawan amukan badai
Bekuku bukan beku mati
Bekuku adalah sarat arti
Aku punya ladang garapan baru
Yang lebih indah dari tipu dayamu
Bekuku adalah sarat arti
Aku punya ladang garapan baru
Yang lebih indah dari tipu dayamu
Bekuku bukan berdiri terinjak
Namun mengakar kuat bak pasak
Tak goyah oleh rayuan semarak
Tak pasrah seperti keluarnya 'berak'
Namun mengakar kuat bak pasak
Tak goyah oleh rayuan semarak
Tak pasrah seperti keluarnya 'berak'
Duniamu adalah duniamu
Dan aku punya duniaku
Kita berbeda
Kita punya jalan tak sama
Dan aku punya duniaku
Kita berbeda
Kita punya jalan tak sama
Tali pengait itu terpaksa lepas
Kayu penyangga itu telah ditebas
Dan kaupun rela
Dan kaupun bangga
Kayu penyangga itu telah ditebas
Dan kaupun rela
Dan kaupun bangga
Kau telah membuat lubang pada
batu beku
Mungkin bisa hilang, namun tak akan bisu
Dia tahu betapa kau tertawa di atas tangisannya
Dia tahu betapa teraniaya, sedang kau bersuka cita
Mungkin bisa hilang, namun tak akan bisu
Dia tahu betapa kau tertawa di atas tangisannya
Dia tahu betapa teraniaya, sedang kau bersuka cita
Cukup saja dalam diamku
Aku membeku
Tak usah lagi menjadi hamaku
Pergilah kau, sejauh yang kau mau
Aku membeku
Tak usah lagi menjadi hamaku
Pergilah kau, sejauh yang kau mau
Jakarta, 24 Februari 2017
Comments
Post a Comment