si tak bertulang
makanlah daging saat matang
agar perut tak cuma kenyang
olahlah kata-katamu kawan
agar pesan tak menyakitkan
kita tahu lidah tak bertulang
tapi tajamnya lebih dari pedang
mampu menembus ke dalam jurang
mencabik-cabik hati yang malang
pikirkanlah kata-katamu
sebelum melayang dari mulutmu
dia butuh kendalimu
agar tampak lebih bermutu
berapa banyak nyawa hilang
karena ulah si tak bertulang
adu domba, hujat, cercaan
terlontar kejam menakutkan
kadang ia sumber dosa
kadang jua sumber pahala
ia bisa menuju surga
bisa pula abadi di neraka
renungkanlah
renungkanlah
kata-katamu itu
bicaramu itu
lemah lembut bertutur kata
sopan santun bersahaja
berbahasa sederhana
maka buahnya bahagia
Comments
Post a Comment