Skip to main content

qiyamul lail



Qiyamul Lail
Wahai jiwa yang berselimut
bangunlah dari tidurmu
Tuhanmu sudah menyambut
bergegaslah, bersihkan dirimu
Ini kesempatan yang langka
waktu-waktu paling berharga
lebih besar dari dunia 
bahkan seluruh isi-isinya
Cepat... bangun... bangunlah
basuhlah wajah kusam-mu
dua tangan dan rambutmu
usaplah kakimu, sempurnakan wudhu sucimu
pakailah baju terbaikmu
sertakan parfum wewangimu
Lalu sholatlah dengan khusyu
rasakan takbir keheningan
meresapnya bacaan qur'an
rasakan... rasakanlah...
sensasi kedamaian
nikmatilah ketenangan
reguklah....reguklah...
mata air kehidupan
puaskan... puaskanlah
wisata ruhanimu
sebelum habis hembus nafasmu
sebelum tamat denyut nadimu
sebelum diam detak jantungmu
ajaklah tuhanmu bicara
Dia akan mendengarmu
Dia penguasa raja diraja
pasti sanggup menolongmu
Coba lihat... lihatlah itu
malaikat turun menyapamu
ia datang atas tuhanmu
membawa cahaya sinarimu
membawa hidangan,.... bebaskan laparmu
bebaskan hausmu
bebaskan fakirmu
bebaskan papamu
mohonlah sampai kau lelah
berdoalah sebanyak mungkin
Dia akan mengijabah
menjawab pinta setiap mukmin
sujudlah di atas sajadahmu
sujudlah di hadapan-Nya
ratapilah dosa-dosamu
tangisilah kekhilafanmu
Jangan takut...
Dia itu Maha Cinta
mencintai seluruh hamba-Nya
Dia itu Maha Rindu
merindukan para perindu
bagi mereka pecinta-Nya
bagi mereka perindu-Nya
akan di uji dengan cara-Nya
akan di coba ketabahannya
Qiyamul Lail...
sejahteralah
bahagialah
makmurkanlah
sucikanlah
bangun... bangun... bangun

Comments

Popular posts from this blog

Anak bertanya pada bapaknya

Buat Apa Berpuasa Anak bertanya pada bapaknya: Puasa Anak  : Pak, buat apa sih manusia capek-capek puasa?  Bapak : Agar kita menjadi orang yang takwa Nak. Anak  : Jangan pakai istilah agama yang rumit Pak. Jelaskan yang mudah dimengerti saja.  Bapak : Takwa itu jauhi larangan, kerjakan yang diperintahkan.  Anak   : Larangan apa? Perintah siapa Pak? Bapak : Larangan berbuat keburukan, dan perintah Gusti Allah Nak. Anak  : Jadi ini puasa perintah Gusti Allah Pak.  Bapak : Betul sekali, Nak. Orang dahulu juga berpuasa kok.  Anak  : Emang Gusti Allah dapat apa, nyuruh manusia puasa.  Bapak : Manusia yang butuh puasa, Nak. Gusti Allah tidak membutuhkan apapun dan siapapun.  Anak : Buktinya apa kalau manusia butuh puasa Pak?  Bapak : Nak, semua yang ada di alam semesta itu ada titik jedanya, ada liburnya, ada cutinya. Waktu rehat itu digunakan untuk pemulihan kembali.  Hewan saja berpuasa kok Nak.  Anak : Masa Pak...

Ramadan Jalan Pulang

Ramadan, Kembali Pulang 11 bulan aku berjalan menjauh Debu dan kotoran memenuhi tubuh Ya Allah, Dengan Kasih dan Sayang-Mu Engkau khususkan 1 bulan penuh, agar aku bisa membersihkan diriku Berkali-kali aku berdusta Aku lebih mencintai harta Berkali-kali aku berdusta Aku sangat suka tahta Hanya ada secuil iman Yang kuharap banyaknya pujian Ku puja-puja jabatan Ku agungkan semua kenikmatan Namun, Engkau masih menungguku kembali Ya Allah, Ya Rabbi... Ramadan tahun ini sungguh berbeda Engkau selipkan Makhluk 'Gaib' Corona Dan Seluruh dunia hujan air mata Dan semua manusia tidak berdaya Ya Allah, terimalah aku kembali Pulang menuju-Mu lagi -Pilar Teduh-

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi

Biografi singkat Nawal El Sa'adawi Nawal lahir di sebuah desa kecil Kefr Tahlah Pinggiran sungai Nil, Mesir, Negeri Piramida. Usianya 88 tahun, tepatnya pada 27 Oktober 1931 sebelum Indonesia merdeka. Dia dijuluki Simone De Beauvoir Dunia Arab. Dia anak pertama dari 9 bersaudara. Ayah ibunya meninggal, ketika Nawal masih muda sehingga terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Simone De Beauvoir sendiri adalah tokoh feminisme modern dan pakar filsafat asal Perancis terkenal di abad ke-20. Namun, sudah wafat tahun 1986. Sehingga keidentikan itu disematkan kepada Nawal. Sementara Nawal sampai saat ini masih hidup dan aktif menyuarakan gagasannya tentang feminisme modern baik di medsos maupun stasiun televisi di Mesir atau dunia. Pada awalnya Nawal adalah seorang dokter lulusan terbaik di kampusnya melawan laki-laki, namun karena tertarik dengan kasus khitan bagi perempuan yang ia sebut praktik mutilasi alat kelamin perempuan secara ilegal, maka saat itu juga dia mulai men...